Hutan Lubuk yang tak Lagi Perawan, Semua Diperkosa Penyamun!
Hasil Pencitraan Satelit.-screnshot-
KORANBABELPOS.ID.- Kawasan Hutan Lubuk Besar, Kabupaten Bangka Tengah (Bateng), memang bak perawan di sarang penyamun. Kandungan mineral tambang terutama timahnya, membuat Kawasan itu terus diperkosa para penyamun berduit. Sementara warga hanya bisa masuk di kelas pekerja kasar, meski jika terjadi bencana merekalah yang terdepan menderita.
Ini musibah ataukah anugerah? Kandungan timah dan pasir di wilayah itu melimpah ruah bagai tak habis ditelan masa. Sejak zaman Kobatin (PMA) hingga detik ini, tak ada kata henti aktivitas tambang yang berlangsung di wilayah itu.
Balai Pemantapan Kawasan Hutan Wilayah XIII Pangkalpinang menyebut, luas total kawasan itu mencapai 108.227,64 hektar. Dan, semua sudah dijarah. Tak ada yang lepas dari cengkraman aktifitas tambang liar. Mulai dari tambang pasir timah, pasir hingga kuarsa.
Data yang diperoleh babelpos.id menyebutkan, dari total 108.227,64 hektar itu, 15.192,08 hektar telah dijarah tambang liar. Dan itu berarti sudah 14,04 persen kawasan itu sudah dijarah. Fantastis dan ironis.
"Angka persentase adanya besaran kerusakan oleh tambang itu resmi berdasar peta penutupan lahan dari hasil penafsiran citra satelit resolusi sedang. Kerusakan yang terjadi itu sebagian besar dari aktivitas ilegal, bukan resmi," tegas Kepala Seksi Sumber Daya Hutan, Balai Pemantapan Kawasan Hutan Wilayah XIII, Olmet Zonni Buddin.
"Walaupun terdapat kegiatan tambang yang memiliki Izin pinjam pakai kawasan hutan (IPPKH/PPKH), namun sebagian besar adalah tanpa ada IPPKH/PPKH," tukasnya.
Lalu, kemana hasilnya?
Proses hukum saat ini tengah terjadi. Sederet cukong diproses, diperiksa, oleh Kejati Bangka Belitung (Babel).
Namun hal yang perlu diingat, itu bukan penyelesaian, melainkan hanya pengingat. Karena para cukong tentu tidak akan berani jika negara benar-benar hadir menjaganya selama ini? Persoalannya, aparat selaku perpanjangan tangan negara lebih lebih memilih menjadi oknum agar bisa 'ikut minum', ketimbang tetap bersih, miskin, bahkan tersingkir.
Presiden Prabowo Subianto menyatakan, semua harus ditindak, meski ada 'bintang' ikut bermain di dalamnya. Bahkan RI 1 itu meminta Panglima TNI dan Kapolri benar-benar memperhatikan soal ini?
Dan, data yang diperoleh babelpos.id memang menyebutkan ada mantan-mantan petinggi yang diperiksa, namun bukan di sini, tapi di Jakarta?***