Baca Koran babelpos Online - Babelpos

Dor!! Predator Anak Terkapar!

Pelaku Predator Anak-screnshot-

KORANBABELPOS.ID.- Ad (27) sang residivis predator anak akhirnya terkapar. Dua butir pelor petugas di kaki kiri dan kanannya berhasil mengakhiri petualangan bandit cabul dengan korban anak-anak ini.

Tidak kurang 3 anak bawah umur diketahui sudah menjadi korbannya.  Bahkan salah satu anak diketahui disabilitas.

Kapolresta Pangkalpinang Kombes Pol Max Mariners dalam konferensi pers yang digelar di Ruang SAR Polresta Pangkalpinang, Selasa, 30 Desember 2025 menyatakan, tersangka berhasil diamankan di Simpang Ramayana, Pangkalpinang.

"Kami berhasil mengamankan tersangka di Simpang Ramayana setelah hampir 4-5 hari menyelidiki. Saat proses penangkapan, dia melawan sehingga polisi terpaksa menembak kedua kakinya untuk mencegah pelarian," ujar Kombes Pol Max Mariners.

Kapolresta mengungkapkan bahwa kasus dimulai ketika korban berinisial ZA (9), yang juga anak disabilitas, bermain bersama tiga teman di halaman rumahnya di wilayah Kecamatan Pangkalbalam, sekitar pukul 15.30 WIB pada Selasa (23/12/2025). Dua teman korban kemudian datang ke rumah dan memberitahu ibu korban, LN (43), bahwa ZA diajak orang tak dikenal mencari kucing menggunakan motor.

Ibu korban segera mencari dan menemukan ZA berjalan kaki di daerah rumah tetangga dengan bercak darah di baju. Setelah diperiksa di Rumah Sakit Muhaya, ditemukan pendarahan di kemaluan korban. Atas kejadian ini, orang tua korban melapor ke Polresta Pangkalpinang untuk ditindaklanjuti.

Dari analisis rekaman CCTV, kata Kapolresta, terungkap bahwa ZA dibawa ke daerah rumah kosong sebelum akhirnya ditemukan. Tim Buser Naga langsung melakukan pemeriksaan dan olah lokasi tindak pidana (TKP), namun awalnya menghadapi kesulitan. 

"Jadi kita perbanyak aktivitas di sekitar TKP dan mengumpulkan sejumlah barang bukti untuk ungkap pelaku," kata Kapolreta.

Dalam penyelidikan, lebih lanjut disampaikan Kapolresta, tim Buser Naga fokus mengamati kendaraan motor dengan ciri khas yang sudah dikantongi tim dari bukti-bukti yang didapatkan.

"Kami mencari target dengan mengawasi motor yang memakai helm hitam dan helm coklat, serta melacak pergerakan yang mencurigakan," jelas Kapolresta.

Melalui rekaman CCTV dan pencarian saksi, kata Kapolresta, tim akhirnya menemukan tanda-tanda penting dan berhasil mengeksekusi penangkapan sebelum waktu seminggu terlewati.

"Saat penangkapan, kami juga amankan salah satu rekannya, tapi ternyata dia tak bersalah. Tersangka sendiri bertindak secara mandiri," tambah Kapolresta.***

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan