Hamas Ungkap Abu Obeida Ternyata Telah Wafat
Abu Ubaida-screnshot-
MENJADI sosok yang mengobarkan semangat juang warga Palestina, akhirnya Hamas ungkap identitas Abu Obeida yang diakui telah meninggal dunia.
--------------------
KABAR meninggalnya juru bicara Hamas yang menjadi momok Israel sepanjang perang Gaza ini sebenarnya telah menjadi incaran Zionis selama 20 tahun terakhir. Bahkan dalam berbagai penyerangan Israel sempat mengungkapkan bahwa pasukan IDF telah berhasil membunuh Abu Obeida.
Akan tetapi setiap pengakuan dari pihak Israel selalu terbantahkan dengan kembali munculnya pahlawan Palestina ini di berbagai jejaringan media sosial. Pada Senin 29 Desember lalu, Hamas akhirnya mengakui jika Abu Obeida meninggal dunia dengan nama aslinya adalah Huthaifa Samir al-Kahlout.
Akan tetapi Hamas tidak menyebutkan dengan pasti penyebab meningalnya Hamas, sehingga berbagai kabar beredar yang menyebutkan penyebab kematiannya. Media-media Arab menyebutkan jika Abu Obeida meninggal pada serangan Israel Agustus lalu.
Sedangkan beberapa pengamat menyampaikan bahwa Abu Ubaida tidak gugur sebagai syahid secara langsung saat percobaan pembunuhan. Dikatakan jika juru Abu Ubaida meninggal sebagai syahid beberapa waktu kemudian, akibat komplikasi dari operasi bedah yang dijalaninya.
Pengumuman tentang kemartiran Abu Ubaida pada saat ini, tepat sebelum pemilihan biro politik gerakan tersebut, membawa implikasi politik dan organisasi yang signifikan. Abu Ubaida dianggap bersekutu dengan faksi Yahya Sinwar dan Mohammed Deif, dan kemartirannya merupakan pukulan moral dan operasional bagi Brigade Izz ad-Din al-Qassam.
Sedangkan media Israel menyebutkan juru bicara Brigade al-Qassam tersebut tewas saat IDF berhasil membunuh Yahya Sinwar.
Identitas Abu Obeida diungkap langsung oleh juru bicara baru Brigade Izz al-Din al-Qassam. Selain itu, juru bicara tersebut juga menyampaikan jika juru bicara al-Qassam sebelumnya juga menggunakan nama samaran Abu Obeida.
Kahlout disebutkan telah menjabat sebagai juru bicara Brigade Qassam dan kepala unit militernya selama dua dekade tanpa pernah mengungkapkan wajahnya.
“Kami berduka atas wafatnya pemimpin besar Huthaifa Samir al-Kahlout, Abu Ibrahim, kepala aparatur media al-Qassam, yang meninggal dunia setelah dua dekade menggagalkan musuh dan membangkitkan semangat umat beriman,” kata Abu Obeida yang baru.
“Kami memberi penghormatan kepada pria bertopeng dengan keffiyeh merah, suara lantang bangsa, Abu Obeida, yang tidak pernah meninggalkan rakyatnya di masa-masa tergelap dan berbicara kepada mereka dari jantung pertempuran,” tambahnya.
Juru bicara baru itu juga mengkonfirmasi bahwa Mohammed al-Sinwar, mantan komandan Brigade Izz al-Din al-Qassam, tewas oleh pasukan Israel pada bulan Mei. Selain itu juga pemimpin militer senior lainnya juga dipastikan tewas, termasuk Raed Saad, yang tewas awal bulan ini.
Kahlout telah menjabat sebagai juru bicara sayap militer Hamas selama lebih dari 20 tahun. Selalu tampil menyamar dengan wajah tertutup keffiyeh merah, sedikit yang diketahui tentang kehidupan pribadi Kahlout, sehingga ia mendapat julukan ‘si bertopeng’ di dunia Arab.