Baca Koran babelpos Online - Babelpos

Dari 'Wasit', Tetian, Adam Marcos Hingga Anggraeni? Ingat ini PR Kejagung!

Harvey Moeis-screnshot-

KORANBABELPOS.ID.- Diperkirakan, hingga tahun 2026 mendatang, kasus Tipikor Tata Niaga Timah akan masih terus menghangat.  Soalnya, selain masih ada 2 kasus terkait Tipikor yang tinggal menunggu persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, juga ada pengusutan terbaru untuk Jilid II, --yang masih didalami--, yaitu bakal terseretnya 38 kalangan kolektor yang selama ini disinyalir menampung timah illegal.

Di sisi lain, pengusutan Tipikor Timah Jilid I sendiri masih banyak menyisakan Pekerjaan Rumah (PR) bagi Kejagung RI.  Setidaknya, ada 4 fakta persidangan yang tampaknya harus diusut tuntas pula.  

Meskipun kasus Tipikor timah Jilid I yang menghebohkan republik ini dengan nilai yang fantastis mencapai Rp 300 Triliun lebih serta jumlah terpidana mencapai 24 orang dari berbagai kalangan tu, namun hingga saat ini masih ada beberapa misteri di balik itu.  Yaitu soal dugaan terkaitnya beberapa pihak namun belum terkuak ke permukaan, bahkan masih bebas?  Serta ada pula yang masih berstatus hanya saksi?

1) Sosok 'Wasit' dari Harvey Moeis?

Fakta persidangan itu adalah munculnya sosok yang disebut sebagai 'wasit'.  Nama ini muncul dari terpidana Harvey Moeis.  

Meski suami artis asal Pangkalpinang, Sandra Dewi itu selalu berpenampilan sopan, namun salah satu bukti ketidakjujuran Harvey Moeis dalam sidang Tipikor Tata Niaga Timah di IUP PT Timah 2015-2022, justru terlihat.  Mulai dari soal dana CSR --yang dikatakan sebagai dana social bersama-- dengan pencatatan dan penggunaan yang tidak jelas transaksinya, hingga sejumlah percakapan yang bersangkutan di dalam Grup WA yang menyebut sosok yang justru tidak mau diakuiinya keberadaaannya.

Sosok itu adalah 'Wasit' yang sempat disebut sebagai sosok yang berada di posisi tertentu digunakan oleh yang Harvey Moeis untuk 'menekan' komitmen para bos smelter.  Ketika Jaksa dalam sidang Kamis, 7 November 2024 lalu membacakan berita acara pemeriksaan Harvey Moeis, di grup WA 'New Smelter', ada pesan ke Harvey Moeis bahwa PT Timah membayar harga bijih timah lebih mahal. Namun, hanya untuk penjualan ke pelimbang kecil, bukan untuk partai besar.

Harvey membalas:

'Siap Pak Dir, saya rasa sekarang akan lebih kelihatan siapa yang commit dan tidak. Dan kalau ketahuan, harus siap menanggung konsekuensinya, terutama dengan adanya wasit baru dari Jakarta'.

Di sini Harvey Moeis mengaku lupa siapa sosok 'Wasit' dari Jakarta yang dimaksud. Dia bahkan menyatakan istilah itu hanya karangannya saja.

"Wasit Jakarta mungkin karangan saya juga," ujarnya berkilah.

2) Tetian Wahyudi, Buronankah?

Tidak hanya soal misteri 'wasit' dan atau mafia yang hingga kini masih misteri?  Satu nama lagi yang mencuat dan jadi pemain sentral khusus timah SN rendah, adalah oknum wartawan Tetian Wahyudi yang sempat mencuat ke permukaan.

Dalam persidangan nama Tetian mencuat, bahkan majelis hakim sempat mempertanyakan.  Mencuatnya angka Rp 1 Triliun yang mengalir ke Tetian Wahyudi, tentu mengagetkan.  Apa sesungguhnya peran Tetian Wahyudi?  

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan