Video Viral, Akibat Tolak Nikahi Wanita Selingkuhan
Anggota DPRD Gorontalo dan Wanita Selingkuhannya.-screnshot-
KARIR politik anggota DPRD dari Fraksi PDI Perjuangan, Provinsi Gorontalo, Wahyudin Moridu, berakhir sudah.
-----------------------
NAMUN, urusan pertanggungjawaban atas tingkahnya ternyata tetap diusut oleh Badan Kehormatan (BK) DPRD. Bahkan, teman wanita sang anggota dewan yang viral dalam video dengan narasi akan merampok uang negara itu akan dipanggil.
Ketua BK DPRD Provinsi Gorontalo, Fikram Salilama mengatakan berdasarkan keterangan dari Wahyudin Moridu, dirinya tidak mengetahui bahwa saat itu perilakunya sedang direkam oleh teman wanitanya.
"Sehingga tidak menutup kemungkinan wanita tersebut juga kami akan panggil untuk dimintai keterangan, terkait apa maksud dan tujuannya merekam dan menyebarkan video tersebut," ucap Fikram.
Pada saat dimintai klarifikasi soal rekaman video yang menyebut akan merampok uang dan memiskinkan negara, WM mengaku dalam pengaruh minuman beralkohol alias mabuk. WM bahkan baru mengetahui videonya viral pada Jumat (19/9) sore, sehingga Wahyudin dengan didampingi istrinya segera membuatkan video klarifikasi dan permohonan maaf melalui akun sosial media Facebook.
Wahyudin mengakui bahwa peristiwa dalam video itu terjadi pada bulan Juli 2025, ketika dia sedang bersama seorang teman wanita dan hendak bepergian keluar daerah. Secara sadar dia mengakui bahwa memang benar dirinya yang berada di dalam video tersebut, dan saat mengungkapkan kata-kata tidak pantas itu Wahyudin dalam kondisi mabuk minuman beralkohol.
Kepada tim BK DPRD Provinsi Gorontalo, WM menyampaikan bahwa wanita tersebut adalah teman spesial yang merasa kecewa karena meminta untuk dinikahi, namun permintaannya tersebut ditolak oleh WM.
Berangkat dari kekecewaan terhadap WM, wanita itu kemudian menyebarkan rekaman video tersebut ke publik melalui berbagai sosial media.
"Kami selaku Badan Kehormatan akan serius menangani persoalan ini secepatnya sampai selesai. Tentunya itu dilakukan sesuai dengan kode etik dan peraturan yang berlaku," tuturnya.
BK juga segera menggelar rapat internal pada pekan depan dan melaksanakan sidang hingga rapat paripurna, terkait keputusan yang akan diambil oleh DPRD Provinsi Gorontalo.
Sebelumnya, beredar video berdurasi lebih dari satu menit yang mempertontonkan anggota DPRD Provinsi Gorontalo Wahyudin Moridu (WM) bersama seorang wanita di dalam sebuah mobil, yang hendak menuju Bandara Djalaluddin, Gorontalo.
Dalam video itu, WM mengutarakan kata-kata tidak pantas, yakni dia bersama wanita diduga selingkuhannya akan pergi ke Makassar menggunakan uang negara, merampok uang negara, menghabiskan uang negara agar negara menjadi miskin.
Pada bagian akhir video viral, WM menyebutkan nama lengkap dan statusnya sebagai anggota DPRD Provinsi Gorontalo yang masih aktif bertugas hingga tahun 2031. Video tersebut langsung mendapatkan komentar negatif dari berbagai kalangan dan telah viral di berbagai platform sosial media.***