Baca Koran babelpos Online - Babelpos

Ada Indikasi Monopoli Pasar Ayam Potong oleh Peternak Besar di Belitung

Ada Indikasi Monopoli Pasar Ayam Potong oleh Peternak Besar di Belitung.-Antara-

TANJUNGPANDAN- Aliansi Peternak Ayam Mandiri Kabupaten Belitung mendatangi kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Belitung guna menyampaikan aspirasi dan persoalan indikasi monopoli pasar oleh sejumlah perusahaan atau peternak besar terhadap tata niaga ayam potong di daerah itu.

 

Ketua Aliansi Peternak Ayam Mandiri Belitung, Yahya, mengatakan pihaknya telah menyampaikan persoalan ini bertahun-tahun sebelumnya. "Masalah ada dua, soal populasi ayam dan selanjutnya masalah izin dari pihak perusahaan besar," katanya, Senin(10/11).

 

?Menurut dia, perusahaan peternakan ayam besar di daerah itu sampai hari ini terus menambah populasi ayam di kandang mereka.

 

?Ia mengatakan, selain itu, lokasi kandang ayam milik perusahaan besar tersebut banyak berada di dalam kawasan hutan bahkan seperti di kawasan konservasi, hutan produksi, hutan lindung pantai, di dalam kawasan Izin Usaha Pertambangan (IUP) dan kawasan permukiman masyarakat.

 

?"Pengawasan yang dilakukan oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Belitung memang kurang," ujarnya.

 

?Yahya menjelaskan, para peternak ayam mandiri di daerah itu saat ini juga kesulitan mendapatkan bibit ayam, namun di sisi lain dari pihak perusahaan mudah dan lancar mendapatkan bibit ayam.

 

?"Kemudian masalah ayam mahal sebenarnya perusahaan besar menjual lebih mahal ayam di kandang, dibandingkan peternak mandiri bahkan sampai tembus Rp36 ribu sedangkan peternak mandiri hanya Rp33 ribu, jadi kalau harga ayam mahal itu memang ada peran broker dan pedagang, misalnya harga ayam tembus sampai Rp55 ribu hingga Rp60 ribu per kilogram, itu bukan dari kandang soalnya harga di kandang standar-standar saja," katanya.

 

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan