Satu Korban Tertimbun Belum Ditemukan
Satu Korban Tertimbun Belum Ditemukan.-Tri Harmoko-
PEMALI- Memasuki hari ketiga musibah longsor tambang timah di eks tambang timah Pondi Desa Pemali, Kecamatan Pemali, Kabupaten Bangka masih ada satu korban yang terbenam. Musibah di awal Februari 2025 ini menelan tujuh korban jiwa yang mana enam telah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia (MD).
Upaya pencarian hanya bisa dilakukan dengan mengandalkan alat berat excavator. Sebelumnya dua unit excavator dipakai untuk menggali timbunan akibat longsor dan pada Rabu (4/2/2026) menjadi tiga unit. Namun hingga sore hari korban belum juga ditemukan.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Pangkalpinang, Mikel Rachman Junika, menyampaikan operasi SAR masih berlangsung dengan memfokuskan pencarian pada titik-titik krusial. Dalam proses ini, tim mengerahkan ekskavator untuk membongkar material tanah yang cukup tebal, sembari tetap melakukan penyisiran secara manual oleh personel di lapangan.
Mikel menegaskan bahwa perpaduan kedua metode ini dilakukan guna memaksimalkan pencarian di area yang luas maupun titik-titik yang membutuhkan ketelitian tinggi.
"Kita maksimalkan baik secara manual maupun menggunakan alat berat untuk segera menemukan korban," ujar Mikel.
Sebelumnya laka tambang pada Senin (2/2/2026) sore terjadi di lahan eks tambang timah Pondi Desa Pemali, Kecamatan Pemali. 10 pekerja sempat dihantam longsor dari tanah gundukan yang membuat tujuh orang pekerja tambang meninggal dunia. Tiga orang yang selamat mengalami cidera, sementara itu tujuh korban lainnya baru ditemukan enam. Satu korban lagi masih diupayakan pencairan oleh Tim SAR gabungan yang terdiri dari personel Basarnas, TNI, Polri, BPBD Bangka, relawan Laskar Sekaban, PT Timah, warga dan pihak terkait lainnya.