Bupati Bangka Tengah Antisipasi Keamanan Arus Mudik Lebaran 2026
Bupati Bangka Tengah Antisipasi Keamanan Arus Mudik Lebaran 2026.-Antara-
KOBA - Bupati Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Algafry Rahman mengantisipasi keamanan arus mudik dan arus balik Lebaran 2026, agar tercipta kondisi yang nyaman bagi para pemudik.
“Arus mudik dan balik harus diantisipasi semuanya dan pengamanan di masing-masing daerah adalah tugas kita bersama, bukan hanya pihak kepolisian,” kata Algafry dalam rapat koordinasi lintas sektor persiapan Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah di Koba, Rabu.
Algafry meminta sektor kesehatan meningkatkan kesiapsiagaan dengan memastikan seluruh fasilitas pelayanan kesehatan beroperasi selama 24 jam selama masa Lebaran 2026. “Saya juga menyampaikan kepada dinas kesehatan agar mengantisipasi kondisi darurat. Semua fasilitas kesehatan harus berfungsi 24 jam, tidak ada istilah cuti bagi tenaga kesehatan,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, ia juga menyoroti potensi kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) yang kerap dipicu praktik penimbunan dan meminta aparat kepolisian bertindak tegas jika menemukan praktik tersebut. “Antisipasi penimbunan BBM, kalau ada yang menimbun saya minta aparat kepolisian tangkap saja karena antrean panjang sering dipicu praktik penimbunan,” katanya.
Algafry juga mengingatkan potensi bencana, seperti kebakaran rumah dan hutan, sehingga meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) melakukan langkah mitigasi sejak dini. Selain itu, kondisi infrastruktur jalan yang berlubang atau bergelombang juga diminta segera dipantau demi kelancaran arus mudik.
Terkait ketersediaan pangan, Algafry menyebut secara umum stok masih relatif aman meskipun beberapa komoditas mengalami kenaikan harga, namun masih dalam batas wajar. “Secara umum stok pangan relatif aman walaupun sebagian komoditas mengalami kenaikan, tetapi masih dalam batas wajar,” ujarnya.
Ia menegaskan seluruh pihak perlu bersinergi untuk menciptakan situasi yang aman dan tertib selama perayaan Lebaran 2026, termasuk pengamanan pada malam takbiran.
Kapolres Bangka Tengah AKBP I Gede Nyoman Bratasena mengatakan pihaknya menyiapkan lebih dari 70 personel untuk melayani dan mengamankan arus mudik dan arus balik Lebaran melalui Operasi Ketupat Menumbing 2026. “Para personel tersebut ditempatkan pada sejumlah pos pengamanan dan pos pelayanan yang didirikan pada beberapa titik,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan potensi gangguan keamanan selama libur Idul Fitri, terutama tindak kriminalitas karena banyak rumah ditinggalkan pemiliknya saat mudik. “Banyak rumah yang ditinggalkan dalam menghadapi libur yang cukup panjang, tentu rawan kejadian tindak pidana pencurian,” ujarnya. (ant)