Kepala BPJN Babel Klaim Jalan Nasional di Bangka Tengah Kategori Baik
Kepala BPJN Babel Klaim Jalan Nasional di Bangka Tengah Kategori Baik.-Antara-
Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Bangka Belitung mencatat tingkat kemantapan jalan nasional di Kabupaten Bangka Tengah pada 2025 mencapai 99,85 persen dan kemantapan jembatan berada di angka 93,33 persen.
Kepala BPJN Bangka Belitung Susan Novelia di Pangkalpinang, Rabu, mengatakan capaian tersebut menunjukkan kondisi infrastruktur nasional di Bangka Tengah berada dalam kategori baik.
"Kami secara rutin melakukan pemantauan dan pemeliharaan terhadap infrastruktur jalan dan jembatan nasional, termasuk Jembatan Kurau yang saat ini masih masuk dalam kategori pemeliharaan rutin," ujarnya.
Menurut Susan, hasil survei kondisi Jembatan Kurau pada 2025 menunjukkan nilai kondisi berada pada angka 1 dan 2, meskipun terdapat korosi pada bagian bawah jembatan. “Tim akan kembali melakukan peninjauan lebih lanjut di lapangan. Jembatan Kurau juga pernah direhabilitasi pada 2021,” ujarnya.
Selain pemeliharaan rutin, BPJN Bangka Belitung juga menyiapkan sejumlah program infrastruktur nasional di Kabupaten Bangka Tengah pada 2026, di antaranya preservasi jalan dan jembatan, holding jalan, serta rehabilitasi dan pemeliharaan rutin jalan dan jembatan nasional.
BPJN Bangka Belitung sudah menerima seluruh usulan yang disampaikan Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah sebagai bahan perencanaan pembangunan infrastruktur pada 2026 dan 2027.
Susan berharap capaian kemantapan infrastruktur tersebut dapat terus dipertahankan guna mendukung kelancaran mobilitas masyarakat serta aktivitas perekonomian di Bangka Tengah.
Ia juga menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menjaga kualitas jalan dan jembatan nasional agar tetap berfungsi optimal.
Pihaknya juga mengimbau masyarakat untuk turut berperan menjaga infrastruktur yang ada dengan tidak melakukan aktivitas yang dapat merusak jalan maupun jembatan. "Partisipasi masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam memastikan umur layanan infrastruktur nasional dapat lebih panjang dan berkelanjutan," katanya. (ant)