Serangan Hama Sebabkan Panen Perdana Padi IP 300 Rias Menurun Drastis
Serangan Hama Sebabkan Panen Perdana Padi IP 300 Rias Menurun Drastis.-Ilham BABEL POS-
TOBOALI - Sejumlah petani di Desa Rias, Kecamatan TOBOALI, Kabupaten Bangka Selatan (Basel) mulai melakukan panen perdana padi IP 300 sebagai bagian dari upaya mendukung program swasembada pangan Nasional. Namun, pada panen perdana IP 300 ini hasil yang diperoleh petani belum maksimal akibat serangan hama burung dan tikus yang menyebabkan penurunan produksi hingga 50 persen.
Salah satu petani Desa Rias, Putu menyebutkan bahwa dari setengah hektare lahan sawah yang dipanen, hasil gabah yang diperoleh hanya sekitar 30 karung. Padahal, pada kondisi normal, luas lahan yang sama mampu menghasilkan hingga 60 karung gabah.
"Biasanya setengah hektare lahan bisa sampai 60 gabah. Tetapi karena serangan hama sekarang menjadi 30 karung saja," ungkapnya, Senin (05/01).
Disebutkannya, penanaman padi IP 300 merupakan program pemerintah pusat dengan pola tanam tiga kali dalam setahun.
Program ini bertujuan meningkatkan produksi padi nasional melalui optimalisasi musim tanam guna mewujudkan ketahanan dan swasembada pangan.
Pada pelaksanaan panen perdana di Desa Rias, petani menghadapi kendala serius berupa serangan hama. Kondisi tersebut berdampak langsung pada hasil produksi gabah yang jauh menurun dibandingkan panen normal. Menurutnya Serangan hama ini dipicu oleh belum meratanya pola tanam padi IP 300 secara serentak di tingkat petani. Sawah yang lebih awal ditanami padi menjadi sasaran utama hama burung dan tikus. "Kita mencoba melakukan penanaman IP 300, hal ini juga untuk mendukung swasembada pangan Nasional," terangnya.
Kendati demikian, meski hasil panen perdana belum sesuai harapan, Putu mengaku tetap bersyukur karena secara finansial tidak mengalami kerugian yang signifikan. Ia masih dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari dari hasil panen yang ada.
Petani berharap ke depan pola tanam serentak serta dukungan pengendalian hama dapat ditingkatkan agar program padi IP 300 dapat berjalan optimal dan memberikan hasil yang lebih baik. "Harapan saya, dengan melihat dari hasil IP 300 ini, kedepannya para petani bisa melakukan penanaman serentak dan juga bisa mendapatkan dukungan pengendalian terhadap hama, agar hasil lebih maksimal," pungkasnya. (im)