Baca Koran babelpos Online - Babelpos

Mahasiswa KKN Kedisinian Unmuh Babel Hidupkan Perpustakaan Desa Payung Lewat Kelas Kreatif Literasi

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kedisinian Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung menggelar Podcast Bercerita -istimewa-

KORANBABELPOS.ID, PAYUNG - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kedisinian Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung yang melaksanakan pengabdian di Desa Payung mejalankan program Kelas Kreatif Literasi Desa Payung: Podcast Bercerita sebagai upaya menghadirkan inovasi literasi di perpustakaan desa. 

Kegiatan ini berlangsung pada Kamis siang sekitar pukul 11.30 WIB dan menjadi langkah awal dalam menghidupkan kembali fungsi perpustakaan sebagai ruang belajar yang aktif dan dekat dengan masyarakat.

Program ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan literasi yang dirancang untuk memperluas akses informasi serta menyediakan ruang dialog bagi seluruh warga desa. 

Sebelum pelaksanaan, mahasiswa KKN melakukan penataan ruang perpustakaan untuk menciptakan suasana yang lebih nyaman, sehingga ruang tersebut tidak hanya berfungsi sebagai tempat membaca, tetapi juga sebagai pusat kegiatan kreatif.

BACA JUGA:Kelas Kreatif Digital Dorong Literasi Visual di Kalangan Guru dan Siswa SD Negeri 2 Payung

BACA JUGA:Dosen Unmuh Babel PkM di SMP Negeri 1 Simpang Rimba

Episode perdana podcast menghadirkan tiga siswa-siswi berprestasi dari SD Negeri 2 Payung sebagai narasumber utama. Mereka berbagi cerita, pengalaman, dan motivasi yang menginspirasi, sekaligus menunjukkan bahwa minat belajar dan semangat berprestasi dapat tumbuh sejak usia dini.

Dalam sesi dialog, Inayah menceritakan pengalamannya mengikuti lomba mendongeng yang membawanya hingga ke tingkat nasional di Jakarta. Ia mengaku awalnya hanya mencoba mengikuti lomba atas arahan guru, namun proses latihan yang konsisten membuatnya semakin percaya diri.

BACA JUGA:Dosen Unmuh Babel Tegaskan Komitmen Kembangkan Modul Ajar Terkini dan Adaptif

“Waktu itu saya ikut lomba hanya untuk mencoba saja karena diminta sama guru. Awalnya saya juga tidak bisa mendongeng, tetapi guru saya terus melatih sampai akhirnya saya bisa ikut lomba mendongeng mewakili sekolah dan Bangka Selatan di Jakarta. Itu pengalaman paling berharga buat saya,” jelasnya.

Sementara itu, Zayn, siswa yang aktif di dunia olahraga, membagikan kisahnya hingga berhasil mewakili Indonesia dalam kompetisi sepak bola internasional. Ia bahkan sempat bertanding melawan Jepang di babak semifinal.

“Saya awalnya latihan bola sore-sore di perkarangan rumah pakai bola plastik, sampai sekarang saya bisa punya bola sendiri. Saya juga terus latihan dan banyak mengikuti pertandingan sepak bola, salah satunya kami pernah lawan Jepang di semifinal, dan itu jadi kebanggaan buat saya dan keluarga,” ujarnya.

BACA JUGA:Tim KKN Unmuh Implementasi Teknologi Biopori

Narasumber terakhir, Nisa, menyampaikan cita-citanya untuk menjadi seorang dokter. dan bagaimana hal itu mendorongnya untuk terus bersemangat belajar.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan