"Kita mulai membangun sistem berbagi pengetahuan dari para karyawan yang memiliki pengalaman agar dapat melahirkan pemimpin-pemimpin baru. TELP (Tins Leadership Excecutive Program) menjadi salah satu program besar yang kami luncurkan dan telah memasuki seri pertama pada awal 2026. Ke depan akan ada beberapa seri lanjutan yang menyasar berbagai level kepemimpinan," jelas Ratih.
Selain fokus pada kepemimpinan, PT TIMAH juga tengah memperkuat pengembangan jalur karier (career path) bagi karyawan yang memiliki kompetensi inti perusahaan. Pengembangan ini mencakup berbagai bidang strategis seperti geologi, pertambangan, pengolahan mineral, hingga pengembangan mineral ikutan.
Menurut Ratih, perusahaan ingin menciptakan lingkungan kerja yang mampu mendukung karyawan untuk terus berkembang sesuai bidang keahliannya.
"Kami ingin memberikan ruang yang nyaman bagi karyawan untuk mengembangkan kompetensi inti yang mereka miliki. Dengan begitu, PT TIMAH akan memiliki SDM yang kuat dari sisi kepemimpinan maupun kompetensi teknis," katanya.
Tidak hanya memperhatikan pengembangan karyawan aktif, PT TIMAH juga memberikan pembekalan bagi karyawan yang akan memasuki masa purnabakti. Pada tahun 2025, perusahaan menyelenggarakan pelatihan persiapan pensiun bagi 47 karyawan yang akan memasuki masa purnabakti maupun mengikuti program pensiun sukarela.(pas)