Whoosh Diusut KPK

Whoosh Diusut KPK

Selasa 28 Oct 2025 - 17:28 WIB
Reporter : Tim
Editor : Syahril Sahidir

Mahfud juga menyoroti beban utang proyek yang mencapai sekitar Rp4 triliun pada 2025.

Ia menilai pembengkakan itu terjadi karena perubahan skema pembiayaan, dari tawaran Jepang dengan bunga 0,1 persen, menjadi pinjaman dari China dengan bunga 3,4 persen setelah beberapa kali revisi.

Meski menyoroti adanya potensi pembengkakan biaya, Mahfud tetap mendukung langkah KPK melakukan penyelidikan dan mendorong transparansi publik.  Ia juga mendukung sikap Menteri Keuangan Purbaya yang menolak agar beban utang proyek kereta cepat Whoosh ditanggung melalui APBN.

"Kebijakan progresif diperlukan agar beban utang proyek tidak semakin meningkat,” ujar Mahfud.

Diketahui, proyek kereta cepat Jakarta–Bandung (KCJB) atau Whoosh merupakan proyek kerja sama antara Indonesia dan China yang dikerjakan oleh PT KCIC.

Proyek ini sempat menuai kritik publik karena biaya konstruksi per kilometer mencapai sekitar Rp780 miliar, lebih tinggi dibandingkan rata-rata proyek serupa di negara lain.

Meski begitu, pemerintah menilai angka tersebut masih lebih efisien dibandingkan MRT Jakarta, yang menelan biaya sekitar Rp1,1 triliun per kilometer.***

 

Kategori :

Terkait

Selasa 13 Jan 2026 - 15:15 WIB

Tersangka Kuota Haji Bakal Nambah?

Minggu 11 Jan 2026 - 11:16 WIB

Kenapa KPK Belum Tahan Yaqut?

Sabtu 20 Dec 2025 - 11:56 WIB

KPK OTT Jaksa, Kejagung Cuek?