penguasa suara dan doa, yang semena-
mena menakar siapa yang berhak mencinta
dan dicinta.
Tiada cinta yang keliru.
Sebab keliru ialah kami yang lahir sebelum
senja tiba, tatkala dunia masih gamang
menyusui kasih yang tak biasa.
Tiada cinta yang keliru.
Sebab keliru ialah nama-nama suci yang
dipaksa menista tubuh kami, seakan kasih
dua serupa yang mencinta lebih nista dari
babi.
Dan jika dunia tetap menyebut cinta ini
sebagai cela,
Maka biarlah kami membusuk dalam
Kategori :